Pembahasan UAS

Posted on Sunday, April 18, 2010


  1. Abraham, Ishak, dan Yakub berasal dari keturunan anak dari Nuh yang bernama : Sem
  2. Tokoh ini namanya memiliki arti yaitu bapa segala bangsa : Abraham
  3. Kata Paskah berasal dari bahasa Ibrani ‘Pesakh’ yang berarti melewati
  1. Dasar kesatuan manusia secara universal adalah :
                  1. Kita adalah keturunan Adam
2. Kita dicipta serupa dan segambar dengan Allah
3. Kita berasal dari keturunan yang sama
  1. Kata ‘Ekklesia’ merupakan istilah dari bahasa Yunani, artinya dipanggil keluar
  1. Selain kata ‘ekklesia’, ada kata lain dalam bahasa Yunani yang artinya ‘gereja’, yaitu Rumah Tuhan
  2. Kata ‘kuriakon’ yang dipakai dalam pengertian ‘gereja’ lebih menunjuk pada sebuah (gedung) yang dipakai jemaat untuk  beribadah. 
  1. Orang-orang yang pertama dipanggil keluar oloeh Yesus adalah para murid-Nya, salah satunya adalah Petrus
  1. Setiap murid yang dipanggil Yesus memiliki sifat yang berbeda-beda. Murid Yesus yang memiliki sifat tidak mudah percaya adalahTomas
  2. Murid Yesus yang tidak mengakui Yesus dengan mengatakan bahwa dia tidak mengenal-Nya pada malam saat Yesus sedang diadili adalah Petrus
  3. Kepala gereja menurut pemahaman iman Kristen adalah Kristus
  4. Istilah koinonia dalam tugas panggilan gereja berarti Bersekutu
  5. Arti dari marturia adalah Kesaksian
  6. Tujuh pelayan yang dipilih rasul-rasul untuk melayani orang miskin jabatannya disebut 'Diaken'.
  7. Yesus berkata bahwa Aku datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Berdasarkan firman itu, maka salah satu tugas gereja adalah melayani semua orang yang memerlukan perhatian dan kasih Tuhan
  8. Dalam bahasa Yunani, kata ‘diakonia’ berarti melayani
  9. Yesus memerintahkan murid-Nya untuk mengabarkan Injil ke seluruh bumi. Perintah itu dikenal dengan sebutan Amanat Agung
  10. Kata ‘am’ sama artinya dengan 'umum'.
  11. “Aku percaya kepada gereja yang kudus dan am.” Pernyataan ini dapat kita temukan dalam Pengakuan Iman Rasuli
  12.  „...dikuduskanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surga.“ Pernyataan ini terdapat di dalam Doa bapa Kami
  13. Dalam bahasa Ibrani, kata ‘kudus’ disebut qadosy
  14. Gereja disebut kudus karena dikuduskan oleh Allah
  15. Istilah Kristen pertama kali diberikan terhadap gereja atau orang percaya di Antiokhia
  16. Hari raya di mana para murid berkumpul untuk menantikan janji Tuhan di Yerusalem adalah Pentakosta
  17. Kedudukan Stefanus dalam gereja mula-mula adalah diaken
  18. Roh Kudus yang dijanjikan itu memberi kekuatan kepada para murid untuk mengabarkan kabar baik yakni tentang karya Kristus dalam menyelamatkan dunia ini. Kabar baik itu sering diistilahkan dengan Injil
  19. Stefanus adalah orang yang pertama kali menjadi martir dalam gereja mula-mula. Martir artinya mati karena kesaksian imannya kepada Kristus
  20. Salah satu ciri jemaat mula-mula adalah melayani di antara jemaat
  21. Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani
  22. Alasan utama Martin Luther melancarkan protes kepada Paus adalah adanya surat penghapusan dosa yang dijual untuk jemaat
  23. Dibenarkan oleh iman dikenal dengan istilah Sola fide
  24. Untuk memperbaki kondisi gereja yang memburuk maka Luther menulis 95 dalil lalu ditempelkannya di pintu gereja Wittenberg pada tanggal 31 Oktober 1517
  25. Gereja yang muncul atau berdiri sebagai hasil dari Reformasi Gereja dikenal dengan nama Gereja Protestan
  26. Perjamuan Kudus diadakan untuk memperingati Pengorbanan Yesus
  27. Hanya oleh Firman dikenal dengan istilah Sola scriptura
  28. Rasul yang menulis kitab Wahyu dan dikenal sebagai murid yang paling dekat dan dikasih Tuhan Yesus adalah Yohanes
  29. Rasul yang dulunya menjadi penentang Kekristenan dan akhirnya bertobat dalam perjalanan menuju Damsyik adalah Paulus
  30. Di tengah masyarakat, gereja harus menjadi seperti garam dan terang
  31. Raja yang memiliki hikmat yang luar biasa dan menulis kitab Amsal serta Kidung Agung adalah Salomo
  32. Seorang yang berprofesi sebagai tabib atau dokter dan menulis dua kitab dalam Alkitab, salah satunya adalah kitab Kisah Para Rasul adalah Lukas

Pelajari juga     :
  • Mandat Budaya
  • Mandat Injil
  • Sepuluh Hukum
  • Gereja
  • Reformasi Gereja
  • Sakramen Gereja
  • Karunia Roh
  • Pangilan Allah kepada Abraham, Musa dan Paulus

Continue Reading

Comments (0)

Hati-hati Kecanduan Pornografi Merusak Otak Anda

Posted on Friday, April 16, 2010

Terdapat banyak bahaya yang ditimbulkan oleh pornografi, yang sifatnya secara berangsur-angsur dan bisa menyebabkan kecanduan. Seperti orang yang gemar minuman keras, lama-lama dia akan menjadi pecandu.

Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Sjafi’i Ahmad dalam seminar bertema ”Memahami Dahsyatnya Kerusakan Otak Anak akibat Kecanduan Pornografi dan Narkoba”, Senin (2/3) di Jakarta, pornografi memicu kekerasan seksual dan menurunkan mutu sumber daya manusia.

Otak merupakan pusat pengaturan perilaku, terdiri dari banyak sirkuit, melibatkan beberapa area yang terbentuk dari proses belajar. ”Anak dan remaja yang kecanduan pornografi akan mengalami gangguan perilaku dan kemampuan inteligensia, merasa senang bila melihat materi pornografi,” kata Ketua Divisi Neurologi Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Yetty Ramli.

Ahli bedah saraf Rumah Sakit San Antonio, AS, Donald L Hilton Jr, menjelaskan, kecanduan mengakibatkan otak bagian tengah depan (ventral tegmental area) mengecil. Penyusutan sel otak yang memproduksi dopamine, zat kimia pemicu rasa senang, itu mengacaukan kerja neurotransmitter, pengirim pesan.

Kecanduan pornografi sama prosesnya dengan kokain dan zat adiktif lain. Paparan pornografi menyebabkan perubahan konstan pada neurotransmiter dan melemahkan fungsi kontrol. Seseorang yang kecanduan pornografi tak bisa mengontrol perilaku seksnya dan mengalami gangguan memori.

”Kondisi ini tidak terjadi segera, tetapi melalui tahapan dan ditandai tindakan impulsif kecanduan dan perubahan perilaku,” ujarnya. Kerusakan otak akibat kecanduan ini lebih berat dibandingkan dengan jenis kecanduan lain.

Kepala Pusat Pemeliharaan, Peningkatan, dan Penanggulangan Inteligensia Kesehatan Departemen Kesehatan Jofizal Jannis menambahkan, kecanduan pornografi dan narkoba mengakibatkan kegagalan adaptasi sosial. Kecanduan tersebut juga merusak fungsi otak dan struktur otak dengan pola yang sama dengan gejala-gejala adiksi fisiologis karena obat-obatan dan alkohol.

”Tidak seperti adiksi lainnya, kecanduan pornografi tidak hanya memengaruhi fungsi luhur otak, tetapi juga merangsang tubuh, fisik, dan emosi diikuti perilaku seksual,” kata Jofizal.

Bila gangguan perilaku dan kemampuan inteligensia itu meluas, hal itu akan memperburuk kemampuan, kesehatan fisik, mental, dan sosial.

Hilton menyatakan, pencandu butuh menjalani terapi. Metodenya adalah memotivasi pencandu sehingga mau berupaya terbebas dari kecanduan, menciptakan situasi aman dengan menghambat akses pada pornografi, membentuk grup konselor sebaya, memperkuat spiritualitas.

Ketua Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman mengimbau agar para orangtua mewaspadai materi pornografi di berbagai media, di antaranya komik, situs porno, video games, dan media lain. ”Banyak anak melihat materi pornografi justru di rumah sendiri,” ujarnya.

”Pemerintah hendaknya memblokir situs-situs internet yang memuat materi pornografi. Ada beberapa situs pornografi yang menggunakan nama tokoh kartun atau nama binatang yang bisa tanpa sengaja dibuka anak-anak saat mengerjakan tugas sekolah,” kata Elly menegaskan. (EVY)

Diringkas dari Kompas Cetak

Continue Reading

Comments (0)

Tato dan Tindik Bisa Tularkan Hepatitis

Tato dan tindik makin digemari kaum muda di Tanah Air. Padahal, hal itu merupakan salah satu cara penularan virus hepatitis. Karena itu, kaum muda diimbau berhati-hati bila ingin menato dan menindik anggota badannya.



Menurut Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia Unggul Budihusodo, Selasa (14/4), saat dihubungi di Jakarta, mereka yang ditindik atau ditato berisiko tinggi tertular virus hepatitis.

Kondisi ini disebabkan tato dan tindik kebanyakan menggunakan alat yang tidak steril atau dipakai secara bergantian. Bila seseorang ditato atau ditindik dengan alat yang dipakai tercemar virus hepatitis, ia rentan terinfeksi virus itu. ”Hepatitis menular lewat darah dan cairan tubuh manusia,” ujarnya.

Selain tato dan tindik dengan alat yang tercemar virus, hepatitis bisa menular melalui hubungan seksual tanpa pengaman dengan penderita hepatitis, transfusi darah, dan suntikan. Pada hepatitis A, penularan bisa melalui makanan yang tercemar virus itu.

”Mereka yang juga berisiko tinggi terinfeksi di antaranya pengguna narkoba suntik, penerima transfusi darah, dan pekerja kesehatan,” kata Unggul. Bayi baru lahir juga berisiko terinfeksi dari ibu penderita hepatitis.

Karena itu, infeksi hepatitis diperkirakan makin meningkat seiring makin banyak orang yang ditato, ditindik, maupun berbagi jarum suntik di kalangan pengguna narkoba. ”Lebih dari 80 persen pengguna narkoba suntik tertular hepatitis,” kata Unggul.

Perkembangan penyakit itu juga dipengaruhi riwayat hepatitis secara kronis di dalam keluarga, pemakaian alkohol berlebihan, dan perlemakan hati. ”Karena itu, kebiasaan mengonsumsi alkohol pada penderita harus dihentikan,” ujarnya.

Menahun

Hepatitis adalah infeksi hati oleh virus hepatitis. Beberapa jenis hepatitis yang banyak dijumpai adalah hepatitis A, B, dan C. Di Indonesia, 2-4 persen dari total jumlah penduduk menderita hepatitis C atau 4-8 juta orang. Angka kasus hepatitis B 5-10 persen dari jumlah penduduk.

Ketua Kelompok Kerja Hepatitis Departemen Kesehatan Ali Sulaiman menjelaskan, hepatitis A bersifat akut, tidak menjadi kronis, dan bisa sembuh sempurna. Hanya sekitar 0,5 persen dari penderita yang mengalami serangan akut hingga berakibat fatal atau membahayakan keselamatan jiwanya.

Hal ini berbeda dengan hepatitis B dan C yang termasuk penyakit hati kronis atau menahun. Bila tidak diobati dengan baik, penderita bisa mengalami sirosis hati dalam waktu 15-30 tahun sejak terinfeksi virus hepatitis, bahkan kanker hati.

Namun, banyak penderita tak tahu kalau terinfeksi hepatitis karena biasanya tidak ada gejala. Akibatnya pada banyak orang, infeksi bisa jadi kronis atau menyebabkan gangguan hati secara permanen, bahkan kegagalan hati berupa sirosis maupun kanker hati.

Infeksi ganda

Selain itu, pasien bisa menderita lebih dari satu jenis hepatitis. Infeksi ganda beberapa jenis virus hepatitis perlu diwaspadai seiring peningkatan angka kasus beberapa jenis hepatitis dan penularan HIV.

Dalam wabah hepatitis A di beberapa negara di dunia telah ditemukan kasus infeksi ganda hepatitis. Di Shanghai, China, misalnya, dari 300.000 penderita, ada sejumlah orang yang mengalami infeksi ganda hepatitis.

Mereka yang berisiko tinggi terkena beberapa jenis virus hepatitis antara lain pengguna narkoba suntik dan pengidap HIV. Mereka yang terinfeksi hepatitis sejak usia dini juga berisiko menderita beberapa jenis penyakit hepatitis bila tak segera ditangani secara medis.

”Persentase untuk jadi berat atau parah kondisinya pada penderita infeksi ganda hepatitis ini lebih tinggi daripada penderita satu jenis hepatitis,” ujar Ali. Bila tidak ditangani dengan baik, kondisi itu akan mempercepat perjalanan penyakit hingga mengalami komplikasi dan kegagalan fungsi hati, bahkan kematian.

”Bila seseorang menderita infeksi ganda hepatitis, perjalanan penyakit itu menjadi sirosis maupun kanker hati jadi lebih cepat, yaitu kurang dari 10 tahun sejak menderita infeksi ganda tersebut,” ujar Unggul.

Pasien bisa menderita lebih dari satu penyakit hepatitis secara bersamaan, baik hepatitis A dan B atau C, maupun hepatitis B dan C. Namun, ada juga penderita yang terkena satu jenis hepatitis baru diikuti jenis hepatitis lain yang disebut super-infeksi dan lebih sulit disembuhkan.

”Karena hepatitis A bersifat akut, para dokter biasanya lebih dulu menangani penyakit itu baru kemudian mengobati jenis hepatitis lain,” kata dia. Gejala hepatitis A bisa muncul dalam jangka waktu satu bulan sejak terinfeksi antara lain kuning, sindrom seperti flu.

Untuk mencegah terjadinya infeksi ganda, penderita hepatitis A dan C harus segera diberi vaksin hepatitis B. Penderita hepatitis B atau C juga dianjurkan menjalani vaksinasi hepatitis A. Adapun hepatitis C belum ditemukan vaksinnya. (Sumber : Kompas, Rabu, 15 April 2009)

Continue Reading

Comments (0)

Reformasi Gereja

Latar belakang tesis Luther berpusat pada pertikaian-pertikaian khusus dengan Gereja yang berkaitan dengan pemberian indulgensia—penganugerahan penitensia (pengampunan) untuk dosa. Singkatnya, praktik pemberian indulgensia kemudian dijadikan komoditi (dengan relikui-relikui) dan belakangan dikomersialkan, sehingga ikut meningkatkan apa yang dianggap Luther sebagai pelanggaran terhadap keselamatan suci di antara umat Katolik yang merasa bahwa mereka dapat memperoleh pengampunan dengan cara membelinya dan bukan karena perbuatan baik mereka ataupun karena anugerah.


Gereja Kastil di Wittenberg di Kekaisaran Romawi Suci menyimpan salah satu koleksi artefak keagamaan terbesar di Eropa, yang dikumpulkan oleh Frederick III.

Pada saat itu, ada keyakinan bahwa seseorang yang melihat relikui akan memperoleh pengampunan dari penghukuman sementara atas dosa-dosanya di api penyucian. Pada 1509 Frederick telah memiliki lebih dari 5.000 buah relikui, "termasuk botol-botol kecil berisi susu Bunda Maria, jerami dari palungan [Yesus], dan tubuh salah seorang yang tidak bersalah yang dibantai oleh Raja Herodes."[1]

Relikui-relikui ini disimpan di tempat penyimpanan khusus dan diperlihatkan setahun sekali kepada umat untuk dihormati. "Pada 1509, masing-masing pengunjung yang saleh yang menyumbang untuk pemeliharan Gereja Kastil mendapatkan indulgensia sebanyak seratus hari untuk setiap relikui."

Pada 1520 Frederick telah memiliki lebih dari 19.000 religkui, yang memungkinkan para peziarah yang melihatnya menerima indulgensia yang akan mengurangi masa mereka di api penyucian sebanyak 5.209 tahun.[1]

Sebagai bagian dari upaya pengumpulan dana yang ditugasi oleh Albertus dari Mainz ( Uskup Agung Mainz) dan Paus Leo X untuk membiayai renovasi Basilika Santo Petrus di Roma, Johann Tetzel seorang [imam]] Dominikan mulai menjual surat-surat indulgensia. Meskipun pangeran yang berkuasa di daerah Luther, Frederick III, dan pangeran dari wilayah tetangganya, George, Duke dari Sachsen, melarang penjualan tersebut di wilayah mereka, umat di wilayah Luther bersedia menempuh perjalanan untuk membelinya. Ketika orang-orang ini datang untuk melakukan pengakuan dosa, mereka memperlihatkan surat indulgensia mereka yang lengkap, dan mengklaim bahwa mereka tidak perlu lagi mengakui dosa-dosa mereka, karena dokumen itu menjanjikan pengampunan untuk dosa-dosa mereka.

Sola fide ("hanya oleh iman")


Sola scriptura ("hanya oleh Kitab Suci")

Sola gratia ("hanya karena anugerah-Nya")

Solus Christus ("hanya Kristus"; kadang Solo Christo, "hanya oleh Kristus")

Soli Deo gloria ("Pujian hanya pada Tuhan")

Continue Reading

Comments (1)

Chat Box

Photos from our Flickr stream